Thursday, November 17, 2016

BEDA VAKSIN HEPATITIS B DEWASA DAN ANAK BAYI

anti Hbs setelah imunisasi hepatitis B lengkap pada bayi 

   Saat ini ada sekitar 80% orang dewasa yang tidak memiliki kekebalan terhadap infeksi hepatitis B. Banyak yang berpikir jika mendapatkan vaksinasi lengkap saat bayi saja sudah cukup. Ketika mereka diberitahu masalah vaksin hepatitis B dewasa maka pertanyaan yang sering muncul adalah "Apa beda vaksin hepatitis B dewasa dan anak bayi? Bukankah dulu kita waktu bayi sudah diimunisasi hepatitis B ya?". Mari kita bahas bersama dalam tulisan kali ini.
   Ketika bayi dulu kita memang sudah mendapatkan imunisasi/vaksinasi hepatitis B secara lengkap (jika mengikuti program pemerintah dengan baik). Antibodi yang terbentuk biasanya sudah mencapai kadar maksimal, biasanya mencapai ribuan mIU/ml, padahal kita hanya membutuhkan sekitar 10 mIU/ml. Seiring berjalannya waktu kadar antibodi semakin menurun yang sering juga disebut sebagai "waning immunity" atau memudarnya imunitas.
   Pada tulisan kali ini kami mengambil grafik dari salah satu jurnal yang cukup bagus. Penelitian kali ini dilakukan selama 22 tahun setelah bayi mendapatkan imunisasi hepatitis B lengkap, sehingga ini bukan penelitian yang main-main mengingat lamanya penelitian tersebut. Dalam grafik tersebut tampak penurunan jumlah orang yang kadar antibodinya masih di atas 10 mIU/ml, artinya semakin sedikit orang yang masih terlindungi oleh infeksi hepatitis B. Pada penelitian tersebut dibagi ke dalam 3 kelompok besar dimana warna biru adalah orang-orang yang memiliki kadar antibodi lebih dari 999 setelah imunisasi lengkap saat bayi, warna hijau adalah orang-orang yang memiliki kadar antibodi antara 99-999, sedangkan warna hitam yang kurang dari 99. Ketiga kelompok tersebut diikuti perkembangan kadar antibodinya selama 22 tahun dan muncullah grafik tersebut. Pada kelompok yang memiliki respon antibodi terbaik (kelompok biru), setelah 22 tahun hanya sekitar 30% orang yang masih memiliki kadar antibodi di atas 10 mIU/ml. Kelompok hijau pun tidak jauh berbeda, sedangkan kelompok hitam hanya tinggal sekitar 15%. Untuk usia lainnya bisa Anda lihat pada grafik. Pertanyaan berikutnya adalah "Usia berapa Anda saat ini?". Jika penelitian tersebut dilanjutkan, bisa jadi ketika usia 25 tahun sudah tidak ada satu orang pun yang masih memiliki antibodi terhadap hepatitis B.
   Pendapat lainnya adalah sebenarnya kita semua memiliki imun memori, dimana meskipun kadar antibodi telah mencapai 0 mIU/ml tetapi ketika kita terpapar infeksi hepatitis B (dan dulu kita sudah mendapatkan vaksin hepatitis B lengkap) maka seketika antibodi kita akan naik tinggi untuk melindungi kita. Pendapat ini sangat susah dibuktikan dengan penelitian karena banyak faktor yang berpengaruh seperti berapa kali kita terpapar virus hepatitis B selama hidup. WHO pun menyatakan bahwa setelah usia 22 tahun efektivitas vaksin yang kita terima saat bayi untuk melindungi kita dari infeksi hepatitis B masih dipertanyakan (rekomendasi lemah). Artinya imun memori ini berfungsi mirip seperti otak kita. Misal dulu kita menghapal 5 buku hingga detail, maka seiring waktu jika kita tidak menggunakan ilmu tersebut lambat laun pasti hampir semua isi buku tersebut akan terlupakan apalagi setelah 22 tahun. Kecuali Anda sering mengajar materi seputar buku tersebut maka mungkin masih ada sekitar 70% isi buku tersebut yang masih diingat. Nah ketika ujian datang (kita analogikan saat kita terpapar virus) maka mana yang lebih aman, kita belajar lagi 5 buku tersebut sebelum ujian atau berharap pada memori kita tadi? Pasti Anda lebih memilih untuk belajar lagi sebelum ujian kan. Nah proses belajar lagi ini lah yang kita analogikan sebagai vaksin kembali saat dewasa.
   Kemudian, apakah ada perbedaan isi dari vaksin hepatitis B dewasa dengan vaksin hepatitis B anak? Ada beberapa vaksin yang sediaan anak dan dewasa dosisnya sama, tetapi vaksin hepatitis B ini memiliki dosis yang berbeda. Dahulu vaksin hepatitis B menggunakan virus hidup, sehingga bisa jadi penelitian yang dilakukan selama 22 tahun ke belakang tadi masih menggunakan vaksin hidup tadi karena vaksin hepatitis B model baru (rekombinan) baru dilisensi sekitar tahun 1986. Vaksin rekombinan tidak menggunakan virus asli, tapi menggunakan rekayasa genetik untuk membuat virus seperti virus hepatitis B, artinya keamanan lebih tinggi. Keunggulan vaksin hidup adalah memberikan respon imun yang lebih tinggi karena menyerupai infeksi aslinya, tapi kerugiannya adalah virus dalam vaksin tersebut bisa aktif kembali dan justru menyebabkan infeksi hepatitis B meskipun jarang. Jika kita mendapat infeksi aslinya kita akan mendapatkan respon antibodi yang lebih tinggi lagi, tetapi siapa yang mau terkena infeksi ini. Untuk itu lah dikembangkan vaksin rekombinan yang jauh lebih aman. Vaksin hepatitis B yang beredar saat ini semuanya merupakan vaksin rekombinan, sehingga bisa jadi jika ada penelitian seperti di atas lagi dimana semua responden menggunakan vaksin hepatitis B rekombinan maka tidak membutuhkan waktu hingga 22 tahun untuk membuat kelompok-kelompokt tersebut tersisa 20%, bahkan mungkin hanya dibutuhkan waktu 10 tahun. Indonesia sendiri mulai menggunakan vaksin hepatitis B rekombinan secara luas di awal tahun 2000'an.
   Kembali lagi pada kandungan vaksin hepatitis B. Kandungan vaksin hepatitis B pada dewasa kurang lebih sama dengan vaksin hepatitis B pada anak, yang membedakan hanya dosisnya saja, dimana dosis pada dewasa sebesar 20 microgram (1 ml) sedangkan pada anak sebesar 10 microgram (0,5 ml). Batas usia antara anak dan dewasa di sini adalah 13 tahun, sehingga untuk usia 13 tahun ke atas digunakan dosis dewasa. Variasi biasanya terdapat antar merek, dapat berupa variasi ajuvan, bahan preservatif, dll. Saat ini terdapat 3 merek vaksin hepatitis B yang terpisah dari vaksin lainnya yang terdapat di Indonesia, yaitu produk lokal kita dari Biofarma dengan merek vaksin hepatitis B rekombinan, kemudian produk impor keluaran GSK merek Engerix B, dan produk impor keluaran Sanofi Pasteur dengan merek Euvax B.
   Kasus infeksi hepatitis B itu jauh lebih banyak dibanding HIV, sehingga tiap akan ada tindakan di rumah sakit seperti rawat inap, operasi, persalinan, dll wajib cek hepatitis B dan bukannya HIV karena peneluran infeksi hepatitis B bisa 255 hingga 4.000 kali lebih menular. Infeksi ini sangat mudah menular bahkan dari sikat gigi sekalipun, karena virus hepatiti B dapat hidup di luar tubuh penderita hingga minimal lebih dari 7 hari. Itulah sebabnya orang yang tinggal serumah dengan penderita hepatitis B dan pekerja di rumah sakit sangat mudah sekali tertular infeksi ini tanpa mereka sadari. Saat ini orang hanya tahu bahwa infeksi HIV paling berbahaya, padahal infeksi hepatitis B itu sama berbahayanya, sama besar resiko kematiannya dan justru lebih cepat kematiannya, dan sama-sama tidak ada obat yang benar-benar efektif untuk menghentikan infeksi ini. Obat-obatan yang digunakan seumur hidup untuk kedua infeksi tadi sifatnya hanya mengurangi laju infeksi, bukan menghilangkan penyakit yang sudah ada. Jadi, apakah Anda yakin bahwa Anda masih terlindungi dari infeksi hepatitis B?

Sunday, April 24, 2016

APA ITU VAKSIN HPV ATAU VAKSIN KANKER SERVIKS

   " Apa itu vaksin HPV atau vaksin kanker serviks ?" .Sekalipun vaksin HPV atau vaksin kanker serviks sudah menjadi trend akhir-akhir ini untuk pencegahan kanker serviks atau kanker leher rahim tetapi pertanyaan tersebut masih sering kami dengar hingga sekarang. Sebenarnya banyak sekali pertanyaan tentang vaksin terserbut, berikut kami rangkum pertanyaan-pertanyaan tersebut di bawah ini.

1. Mengapa isu pencegahan kanker serviks ini menjadi begitu penting untuk kita?
   Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, prevalensi kanker di Indonesia sebesar 1,4 per 1000 penduduk dan Yogyakarta menempati urutan teratas dengan prevalensi 4,1 per 1000 penduduk. Di Indonesia diperkirakan tiap tahun terdapat 100 penderita baru per 100.000 penduduk. Berdasarkan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) pada tahun 2010, kanker payudara dan kanker leher rahim merupakan jenis kanker tertinggi pada pasien rawat inap maupun rawat jalan di seluruh RS di Indonesia, dengan persentase 28,7% untuk kanker payudara, dan kanker leher rahim 12,8%. Disamping mahal, pengobatan kanker serviks stadium lanjut memberikan hasil harapan hidup 5 tahun yang rendah.

2. Apa itu kanker serviks?dan apa hubungannya dengan vaksin? bukankah vaksin hanya digunakan untuk mencegah penyakit infeksi?
   Kanker serviks adalah suatu keganasan pada leher rahim, dimana sel-sel yang awalnya normal berubah menjadi ganas dan meyebar ke seluruh tubuh hingga menyebabkan kematian. Saat ini diketahui bahwa pada 99% wanita yang mengalami kanker serviks terdapat infeksi HPV. Untuk itu lah diciptakan vaksin yang mampu mencegah infeksi HPV ini.

3. Apakah vaksin ini terbukti efektif dalam mencegah kanker serviks?
   Vaksin HPV terbukti efektif mencegah kejadian kanker serviks hingga 93% dengan rentang 90-100%. Karena efektivitasnya yang begitu hebat dalam pencegahan kanker serviks maka vaksin ini sering disebut dengan vaksin kanker serviks.

4. Ada berapa jenis vaksin HPV ini? Dan apa perbedaan tiap vaksin ini?
   Ada 2 jenis vaksin HPV yang sudah luas beredar saat ini. Yang pertama adalah vaksin HPV (dengan merek dagang vaksin Cervarix) yang mencegah 2 strain virus yaitu strain 16 dan 18, satunya adalah vaksin HPV yang mencegah 4 strain virus (dengan merek dagang Gardasil) yaitu strain 6,11,16, dan 18. Sebenarnya virus HPV ini memiliki lebih dari 100 strain berbeda, tetapi >70% kejadian kanker serviks diakibatkan oleh strain 16 dan 18. Sedangkan strain 6 dan 11 yang terdapat pada vaksin HPV4 berfungsi untuk mencegah kutil kelamin, karena HPV ini selain menyebabkan keganasan juga dapat menyebabkan timbulnya tumor jinak pada tubuh. Saat ini pun sudah dikembangkan vaksin HPV 9 strain (dengan merek dagang vaksin Gardasil9) yang berisi 4 strain virus seperti vaksin Gardasil ditambah 4 strain virus yang bertanggung jawab terhadap kejadian kanker serviks yaitu strain 31, 33, 45, 52, 58.

5. Jika yang dicegah hanya 70% penyebab kanker serviks, kenapa dikatakan bahwa vaksin HPV memiliki efektivitas sekitar 93%?
   Dua mekanisme yang mungkin terjadi. Yang pertama adalah kemngkinan munculnya kekebalan komunitas, dimana orang-orang yang sudah terlindungi dengan vaksin melindungi orang-orang yang belum divaksin. Yang kedua adalah kemungkinan terjadinya cross link protection, artinya adalah bahwa antibodi yang dipicu oleh vaksin yang harusnya hanya mencegah HPV strain 16 dan 18 ternyata juga menyerang strain lain penyebab kanker serviks seperti strain 31,33,45,52,dan 58 yaitu 20% penyebab kanker serviks lainnya.

6. Siapa saja dan kapan sebaiknya mendapat vaksin HPV ini?
   Vaksin ini memang lebih diutamakan untuk wanita, dan paling optimal usia 11-12 tahun meskipun sebenarnya bisa diberikan sejak usia 9 tahun. Vaksin ini juga masih sangat efektif ketika diberikan pada wanita yang belum aktif secara seksual, karena penularan utama HPV apakah melalui kontak selaput lendir. Bahkan vaksin ini masih bisa digunakan hingga usia 55 tahun.
   Laki-laki pun juga bisa menggunakan vaksin ini, tujuannya untuk mencegah kanker penis, anus, rektum, orofaring dan mencegah menularkan ke pasangannya.
   Laki-laki yang memiliki fakor resiko tinggi juga lebih disarankan seperti yang sering bergonta-ganti pasangan apalagi pasangannya juga sering bergonta-ganti pasangan, kemudian laki-laki yang berhubungan dengan laki-laki.

7. Berapa kali sebaiknya seseorang mendapat vaksin ini? Dan apakah perlu diulang?
   Vaksin ini diberikan 3 kali dengan jadwal vaksinasi 0, 1, dan 6 bulan untuk vaksin HPV Cervarix dan 0, 2, dan 6 bulan untuk vaksin HPV Gardasil. Untuk anak usia kurang 14 tahun bisa diberikan 2 dosis saja yaitu 0 dan 6 bulan.
   Sampai saat ini belum ada rekomendasi untuk dilakukan pengulangan, tetapi perlu diingat bahwa hampir semua vaksin mempunyai “waning immunity”, artinya titer antibodinya akan semakin turun seiring berjalannya waktu, rata-rata 5 tahun mulai terjadi penurunan, dan 10 tahun sudah hilang. Meskipun begitu kita masih memiliki “immune memory”.

8. Bagaimana jika saya terlambat untuk vaksin dosis kedua atau ketiga?
   Meskipun ada beberapa rekomendasi mengenai interval maksimal antar dosis untuk jadwal vaksinasi HPV terlambat, tetapi belum ada rekomendasi yang benar-benar kuat. Artinya jika terlambat untuk dosis kedua dan ketiga tinggal dilanjut saja, yang penting jarak antara dosis kedua dan ketiga minimal 4 minggu.

9. Apakah efek samping vaksin kanker serviks ini?
   Vaksin HPV memiliki tingkat keamanan yang sangat tinggi. Efek samping yang ditimbulkannya biasanya ringan dan akan sembuh sendiri dalam beberapa hari. Efek samping yang kadang timbul yaitu nyeri pada bekas suntikan dan bengkak pada bekas suntikan. Lebih jarang lagi seperti demam, nyeri otot, mual, dan lemes. Dan yang teramat sangat jarang adalah shock anafilaksis yaitu reaksi alergi tipe cepat yang muncul dalam 15 menit pertama setelah suntikan, sehingga sebaiknya menunggu 15 menit di tempat vaksinasi sehingga ketika ada kejadian tersebut bisa langsung ditangani.

10. Apakah tidak sebaiknya menunggu sebelum menikah?Bagaimana jika saya berencana hamil, apakah tidak bahaya? Bagaimana jika saya sedang hamil atau menyusui?
   Justru vaksin ini paling efektif diberikan sebelum mulai aktif berhubungan seksual, sehingga sebelum menikah justru lebih diutamakan. Jika hanya berencana hamil, sebuah studi telah mebuktikan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan pada wanita-wanita yang menerima vaksin dan tidak yang kemudian hamil dalam 1 bulan setelah menerima vaksin dalam hal kemungkinan prematuritas, aborsi, dan lahir cacat.
   Meskipun bukan vaksin hidup dan bahkan bukan virus utuh, tetapi belum cukup data untuk menyatakan bahwa vaksin ini aman untuk ibu hamil karena desain penelitian seperti ini biasanya sifatnya tidak disengaja karena alasan etis.

11. Adakah cara lain pencegahan kanker serviks selain vaksinasi HPV?
   Yang pertama adalah kurangi faktor resikonya, seperti sering bergonta-ganti pasangan, perilaku seks yang menyimpang seperti anal dan oral seks, dan menjaga kesehatan.
   Yang kedua adalah tes skrining tiap 3 tahun bagi yang sudah pernah berhubungan dapat berupa pap smear ataupun IVA, hingga cek strain HPV dengan PCR.

12. Apakah perlu dilakukan pap smear dulu sebelum vaksinasi HPV bagi yang sudah menikah?
   Pap smear dan vaksinasi HPV merupakan rekomendasi terpisah. Jangan sampai karena menunggu pap smear atau hasil pap smear kita menunda-nnda untuk mendapatkan vaksin HPV. Meskipun pada akhirnya nanti ternyata hasil pap smear menunjukkan adanya kelainan pre kanker, vaksin ini tidak akan menambah berat penyakit tersebut dan masih bisa melindungi dari strain lainnya, bahkan ada studi terbaru bahwa vaksin HPV dapat meregresi tingkat lesi pre kanker tersebut.

Thursday, March 3, 2016

LOWONGAN PEKERJAAN TENAGA IT

   Lowongan pekerjaan tenaga IT. Dibutuhkan tenaga IT full timer untuk pengembangan sistem informasi Klinik Vaksinasi Raisha Yogyakarta dengan syarat sebagai berikut:
1. Pria/Wanita usia maksimal 35 tahun
2. Pendidikan minimal S1 di bidang IT

   Adapun pengembangan IT yang akan kami lakukan berupa :
1. Pembuatan aplikasi sistem informasi klinik meliputi rekam medis, registrasi pasien, laporan keuangan, stok obat, sistem order, dan lain-lain
2. Pembuatan aplikasi sistem sms reminder dengan online sms gateway
3. Pembuatan website berbasis online shop yang terhubung langsung dengan data klinik (penguasaan SEO menjadi nilai lebih)
4. Pembuatan aplikasi handphone berbasis android

   Kirimkan lamaran Anda langsung ke klinik pada jam kerja Klinik Vaksinasi Raisha dengan melakukan konfirmasi terlebih dahulu.

Thursday, February 4, 2016

PROMO VAKSIN PCV PREVNAR

promo vaksin pcv prevnar
promo vaksin pcv prevnar
  Kabar gembira buat para orang tua yang ingin mengajak putra putri tercintanya untuk imunisasi PCV (anti pneumokokus). Klinik Vaksinasi Raisha Yogyakarta akan menyelenggarakan promo vaksin PCV 13 merek Prevnar13 dengan harga murah dan Anda tidak akan dikenakan biaya tambahan apapun lagi. Berikut adalah rinciannya :

Tanggal Berlaku :
15 Februari 2016 s/d 15 Maret 2016

Harga Promo :
Rp 783.000,-
(Harga asli : Rp 870.000,-)

Tempat :
Klinik Vaksinasi Raisha Yogyakarta

Ketentuan :
Program promo diperuntukkan bagi siapa saja yang pre Order pada tanggal berlaku maupun yang vaksin pada tanggal berlaku

*Kejadian pneumonia (radang paru-paru), sepsis (infeksi berat dalam darah), dan meningitis (radang selaput otak yang dapat menyebabkan kejang hingga kematian) akibat pneumokokus sangat sering dijumpai terutama pada balita. Vaksin PCV ini terbukti efektif dalam mencegah infeksi bakteri pneumokokus tersebut. Saat ini pemerintah belum sanggup untuk menggratiskan vaksin ini sehingga belum dikatakan wajib oleh pemerintah, padahal vaksin ini sangat penting terutama di negara tropis dengan insiden penyakit infeksi tropis yang sangat tinggi seperti di Indonesia.

PROMO VAKSIN HPV GARDASIL

promo vaksin hpv gardasil
promo vaksin hpv gardasil
   Klinik Vaksinasi Raisha sebagai sebagai satu-satunya klinik vaksin di Yogyakarta tidak henti-hentinya selalu membantu warga Yogyakarta dan sekitarnya dalam mendapatkan pelayanan vaksin terbaik dengan harga termurah, dan saat ini kami akan memberikan penawaran yang lebih baik lagi dengan mengadakan promo vaksin HPV anti kanker serviks merek Gardasil. Berikut rinciannya :

Tanggal Berlaku :
5 Februari 2016 s/d 31 Maret 2016

Harga Promo :
Rp 822.000,-
(Harga asli : Rp 920.000,-)

Tempat :
Klinik Vaksinasi Raisha Yogyakarta

Rentang usia dan jenis kelamin :
9 s/d 55 tahun
Wanita dan Pria

*Seperti diketahui bahwa Yogyakarta menurut data Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013 yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan RI menempati peringkat tertinggi dalam hal penderita penyakit kanker dimana kanker serviks menempati urutan kedua. Kanker serviks bukanlah penyakit yang diturunkan dari orang tua tetapi akibat infeksi HPV yang kemudian mengubah sel-sel di leher rahim menjadi ganas. Vaksin Gardasil adalah satu-satunya vaksin yang tidak hanya mampu mencegah kanker serviks tetapi juga sangat efektif mencegah kutil kelamin yang juga dapat menjadi faktor pendukung terjadinya infeksi HPV penyebab kanker serviks. Sehingga Anda mendapatkan 2 manfaat dalam satu vaksin. Vaksin ini juga dapat diperuntukkan untuk kaum pria dimana vaksin ini dapat membantu untuk mencegah kanker penis, kanker anus, kutil kelamin, dan mencegah penularan infeksi HPV ke wanita.

PROMO VAKSIN INFLUENZA DEWASA

promo vaksin influenza dewasa
promo vaksin influenza dewasa
   Dalam rangka membantu pencegahan penyakit influenza di tengah musim hujan hebat yang sedang melanda Indonesia, Klinik Vaksinasi Raisha Yogyakarta akan memberikan harga promo untuk vaksin influenza dewasa dengan rincian sebagai berikut :

Tanggal Berlaku :
5 Februari 2016 s/d 29 Februari 2016

Harga Promo :
Rp 155.000,-

Tempat :
Klinik Vaksinasi Raisha Yogyakarta

Rentang Usia :
12 tahun ke atas

*Yang perlu diingat adalah infeksi influenza merupakan faktor pendukung terhadap kejadian infeksi lainnya di saluran napas yang menyebabkan peradangan, itulah sebabnya banyak pasien yang merasakan manfaat setelah mendapatkan vaksin influenza ini, sehingga mereka tidak khawatir lagi akan berkurangnya produktivitas akibat penyakit flu.

Sunday, January 31, 2016

LOWONGAN KERJA MARKETING KLINIK VAKSINASI RAISHA

Dibutuhkan cepat sales/marketing untuk sebuah praktik vaksinasi/imunisasi di daerah Sinduadi, Sleman, Yogyakarta dengan syarat sebagai berikut :
1. Perempuan berpenampilan menarik berusia lebih dari 22 tahun
2. Memiliki keterampilan marketing yang baik (pengalaman menjadi nilai tambah)
3. Pendidikan minimal D3 Keperawatan/Kebidanan/Farmasi
4. Memiliki sepeda motor dan SIM C
5. Siap bekerja dengan target
6. Menguasai sebagian besar jalan di area Yogyakarta
7. Siap belajar lebih seputar vaksinasi/imunisasi bayi, anak, dewasa, dan lansia

   Kirimkan lamaran dan riwayat hidup Anda langsung ke tempat praktik kami di:
Klinik Raisha; Jl.magelang km 4,5 , Kutudukuh, No.123, Sinduadi, Mlati, Sleman (atau cek di google maps dengan keyword "Klinik Vaksinasi Raisha" atau bisa juga kunjungi halaman kontak http://klinikraisha.com) di antara Jam 16.30 sd 20.00 WIB hari senin sd sabtu. Harap menghubungi kami perihal jadwal penyerahan lamaran di nomor 082134304204

Thursday, December 31, 2015

PENYEBAB KANKER SERVIKS

sumber : http://www.klinikraisha.com

peneyebak kanker serviks,vaksin hpv,vaksin kanker serviks,hpv,faktor
Penyebab kanker serviks
   Beberapa waktu yang lalu kita sudah membahas seputar vaksin HPV sebagai langkah untuk pencegahan kanker serviks. Kali ini kita akan bahas bagaimana kanker serviks bisa dicegah dengan vaksin kanker serviks (vaksin HPV) tersebut. Banyak sekali orang yang masih beranggapan bahwa penyebab kanker serviks adalah karena faktor keturunan. Sebenarnya anggapan tersebut tidak salah, yang harus diluruskan adalah seberapa besar faktor keturunan berkontribusi terhadap kejadian kanker serviks.
Baik untuk membahas hal tersebut maka saya akan merujuk pada gambar di atas. Dapat dilihat pada gambaar tersebut bahwa jalur utama perkembangan kanker serviks adalah melalui infeksi HPV (Human Papilloma Virus). Faktor lainnya seperti respon imunitas dari host, kerentanan genetik, faktor dari jenis virusnya, merokok, persalinan (seringnya atau usia saat persalinan), HIV, infeksi menular seksual lainnya hanya merupakan kofaktor atau faktor pendukung saja berubahnya infeksi HPV menjadi LSIL (Low-grade Squamous Intraepithelial Lesion) atau HSIL (High-grade Squamous Intraepithelial Lesion), sehingga bukan merupakan penyebab utama dari kejadian kanker serviks.
   Ingat bahwa masalah genetik belum tentu masalah keturunan. Kelainan genetik ada yang diturunkan tetapi ada juga yang didapat misalnya karena adanya mutasi akibat paparan sinar radioaktif, mutasi akibat rokok, dan masih banyak lagi. Hampir semua penyakit nantinya akan dikaitkan dengan masalah genetik, dan belum ada terapi untuk memperbaiki genetik yang rusak yang ada hanyalah kita mencegah kerusakan genetik atau ekspresi genetik tersebut. Yang dimaksud mencegah ekspresi genetik adalah misalkan seseorang membawa gen untuk diabetes, tetapi ketika kita bisa mengontrol asupan kalorinya bisa saja sampai orang tersebut meninggal ekspresi gen tersebut tidak akan muncul artinya orang tersebut tidak akan menderita diabetes sampai akhir hidupnya.

SEJARAH VAKSIN HPV

sumber : http://www.klinikraisha.com

sejarah vaksin hpv,vaksin hpv,vaksin kanker serviks,vaksin kanker leher rahim
Douglas Lowy, M.D., and John Schiller, Ph.D
   Sebelum mulai diperkenalkannya vaksin HPV atau vaksin kanker serviks ada beberapa sejarah vaksin HPV yang menarik untuk kita ikuti. Jika kita kembali ke abad 19, secara umum orang berpikir bahwa kanker serviks atau kadang kita sebut kanker leher rahim disebarkan melalui hubungan seksual. Lebih dari 100 tahun untuk mengidentifikasi hal ini. Pada tahun 1980’an, para peneliti dari German Cancer Research Center menemukan beberapa tipe HPV (Human Papilloma Virus) yang terdapat pada banyak tumor serviks. Peran HPV dalam kanker serviks dimungkinkan karena virus lain dalam anggota famili HPV telah diketahui menyebabkan kutil. Oleh karena itu, para ahli mulai meneliti apakah HPV menyebabkan kanker, dan jika memang benar, para ahli ingin mengetahui bagaimana virus ini bisa menyebabkan kanker.

PENCEGAHAN KANKER SERVIKS (KANKER LEHER RAHIM)

sumber : http://www.klinikraisha.com

Human Papilloma Virus,kanker serviks,kanker leher rahim,vaksin hpv,vaksin kanker serviks
Human Papilloma Virus
Penyebab
   Human Papiloma Virus

Gejala
   Serangan virus HPV kadang-kadang tidak menunjukkan gejala apa pun (tidak ada keluhan) dan setelah delapan bulan 80% kasus bisa sembuh dengan sendirinya. Namun proses ini tidak menimbulkan kekebalan pada virus yang bersangkutan. Setelah dua tahun, 100% virus HPV masih terdapat di leher rahim. Infeksi HPV yang menetap akan menyebabkan kanker serviks (kanker leher rahim) di kemudian hari. Kanker leher rahim dapat terjadi setelah infeksi HPV selama 3-17 tahun.

Cara Penularan
   Kanker serviks terjadi ketika virus Human papiloma menginfeksi leher rahim perempuan pada usia muda. Sekitar 50-80% perempuan pernah terinfeksi HPV ketika ia memasuki usia 15 tahun melalui kontak seksual, kulit, atau penggunaan bersama handuk, pakaian, dan alat mandi lainnya.

Risiko
   Kanker leher rahim adalah pembunuh nomor satu perempuan Indonesia. Setiap jam, ada satu perempuan Indonesia yang meninggal karena kanker leher rahim, dan setiap setengah jam ada satu kasus baru kanker leher rahim di Indonesia.

Pencegahan
   Kejadian kanker leher rahim terjadi pada kelompok usia 15-65 tahun, dana terbanyak pada usia 35-54 tahun. Karena itu, bagi para perempuan dianjurkan untuk melakukan pencegahan kanker serviks dengan vaksinasi HPV ketika memasuki usia 10 tahun.
   Vaksin HPV dapat mencegah penyakit kanker serviks yang muncul pada usia dewasa.

INFORMASI VAKSIN HPV GARDASIL VERSI CDC

sumber : http://www.klinikraisha.com

vaksin HPV,gardasil,vaksin gardasil,kanker serviks,imunisasi
vaksin HPV Gardasil
VAKSIN HPV GARDASIL®
YANG PERLU ANDA KETAHUI
(Human Papillomavirus)

1.Apa itu HPV?
Human papillomavirus genital/kelamin adalah penyebab tersering virus yang ditransmisikan melalui hubungan seksual di Amerika Serikat. Lebih dari setengah laki-laki dan perempuan yang aktif secara seksual telah terinfeksi dengan HPV dalam hidupnya.
Sekitar 20 juta orang Amerika saat ini terinfeksi, dan sekitar 6 juta lagi terinfeksi tiap tahunnya. HPV biasanya menyebar melalui kontak seksual.
Kebanyakan infeksi HPV tidak menimbulkan gejala, dan menghilang dengan sendirinya. Tetapi HPV dapat menyebabkankanker leher rahim pada wanita. Kanker leher rahim adalah penyebab terbanyak kedua kematian akibat kanker pada wanita di seluruh dunia. Di Amerika Serikat, sekitar 10.000 wanita menderita kanker leher rahim tiap tahunnya dan 4.000 di antaranya diperkirakan meninggal karenanya.
HPV juga terkait dengan beberapa kanker yang tidak sering terjadi, seperti kanker vagina dan bibir vagina pada wanita dan tipe-tipe kanker lainnya baik pada laki-laki maupun wanita. Infeksi ini juga dapat menyebabkan kutil kelamin dan kutil di tenggorokan.
Tidak terdapat pengobatan untuk infeksi HPV, tetapi beberapa masalah yang diakibatkannya dapat diobati.

2.Vaksin HPV: Mengapa Perlu Divaksinasi?
Vaksin yang anda dapatkan adalah salah satu dari vaksin HPV yang dapat diberikan untuk mencegah kanker leher rahim. Vaksin ini dapat diberikan baik pada laki-laki maupun wanita.
Vaksin HPV penting karena dapat mencegah kebanyakan kasus kanker leher rahim pada wanita, jika vaksin ini diberikan pada seseorang sebelum terpapar virus. Sebagai tambahan, vaksin ini dapat mencegah kanker vagina dan mulut vagina pada wanita, dan kutil kelamin dan kanker anus baik pada laki-laki maupun wanita.
Proteksi dari vaksin HPV diharapkan berlangsung sepanjang hidup. Tetapi vaksinasi tidak menggantikan skrining kanker leher rahim. Para wanita sebaiknya tetap mendapatkan pemeriksaan Pap smear secara rutin.

EFEK SAMPING VAKSIN HPV

sumber : http://www.klinikraisha.com

trial vaksin,fase,uji coba vaksin
Perjalanan Sebuah Vaksin
   Tidak bisa dipungkiri bahwa produk-produk farmasi tidak terkecuali vaksin HPV (vaksin anti kanker serviks) baik yang dua strain maupun empat strain ini memiliki efek samping. Efek samping vaksin HPV ini sangat perlu diketahui bagi pasien atau orang tua pasien yang akan mendapatkan vaksin kanker serviks ini. Dalam dunia medis tidak diperkenankan menyembunyikan fakta-fakta yang ada termasuk di dalamnya adalah komposisi utama produk farmasi dan juga efek samping suatu produk. Namun demikian yang perlu diketahui adalah sebelum vaksin ini dilisensi banyak tahapan yang harus dilewati untuk lolos uji sehingga produk tersebut bisa dipasarkan. Tahapan tersebut secara ringkas dapat dilihat pada gambar di atas.
   Dari gambar tersebut dapat dilihat bahwa sebelum diujicobakan kepada manusia vaksin ini harus terlebih dahulu lolos uji lab yang memakan waktu bertahun-tahun. Setelah itu dimulainya uji tahap 1 atau sering disebut trial fase 1 yang melibatkan 20 sampai dengan 100 orang. Trial fase pertama ini juga memakan waktu bertahun-tahun hingga dinyatakan siap untuk trial fase 2 yang melibatkan ratusan orang. Trial fase kedua ini tentunya memakan waktu yang lebih lama karena desain-desain penelitian yang digunakan adalah prospektif, artinya perkembangan pasien diikuti terus hingga berbulan-bulan bahkan tahunan setelah vaksin. Setelah itu vaksin tersebut masih harus melalui trial fase 3 yang melibatkan ribuan orang. Bayangkan bagaimana susahnya mendapatkan ribuan orang sukarelawan untuk menjadi responden dalam suatu penelitian. Dari hasil penelitian tersebut biasanya masih harus digabung dengan penelitian-penelitian RCT (Randomised Controlled Trial; Salah satu model penelitian medis dengan kekuatan penelitian tertinggi setelah meta analysis) di tempat lain sehingga membentuk suatu jurnal Meta Analysis (Dianggap sebagai model penelitian tertinggi dalam dunia medis).

Thursday, December 17, 2015

Pencegahan Kanker Serviks Dengan Vaksin HPV part2

Diskusi pencegahan kanker serviks dengan vaksinasi HPV 
di ADI TV oleh dr.Odhi Anggani founder Klinik Vaksinasi Raisha
(Program Dokter Menyapa)

Tuesday, December 15, 2015

Video Pencegahan Kanker Serviks Dengan Vaksinasi HPV part1

Sosialisasi Pencegahan Kanker Serviks dengan Vaksinasi HPV 
di ADI TV Yogyakarta 
oleh dr.Odhi Anggani (Founder Klinik Vaksinasi Raisha)

Tuesday, December 8, 2015

BEDA VAKSIN ROTAVIRUS ROTARIX DAN ROTATEQ

sumber : http://klinikraisha.com
perbedaan,rotateq,rotarix,rotavirus,vaksin
perbedaan vaksin rotarix dan rotateq
   Beberapa waktu yang lalu ada orang tua bayi yang menanyakan kepada kami “Dok, beda vaksin rotavirus rotarix dan rotateq apa ya? Kira-kira bagus yang mana dok?”. Apakah Anda pernah mendapatkan penjelasan rinci ketika menanyakan hal itu kepada dokter vaksinator bayi Anda? Apakah Anda sudah cukup puas dengan penjelasan tersebut?. Jika belum mari kita ulas kedua vaksin tersebut di sini.
   Jika membicarakan sebuah vaksin kadang kita juga perlu membicarakan sejarah perkembangan vaksin tersebut. Pada pertengahan 70’an vaksin rotavirus generasi pertama yang telah diujicobakan adalah vaksin monovalent (artinya hanya satu strain virus di dalamnya) yang berasal dari virus yang menginfeksi hewan, karena dianggap strain rotavirus yang menginfeksi hewan ketika diberikan secara oral kepada bayi manusia dapat mengurangi kejadian infeksi rotavirus. Hasil uji coba tersebut masih kurang memuaskan.
   Kemudian dikembangkan lagi vaksin yang berupa vaksin multivalent (artinya menggunakan lebih dari satu strain virus) yang disusun dengan menggabungkan materi inti rotavirus pada manusia dan pada monyet rhesus dan teknik ini disebutreassortant. Vaksin ini dilisensi dengan merek dagang RotaShield dan merupakan vaksin tetravalent (artinya ada 4 antigen virus utama di dalamnya). Tiga antigen pertama adalah antigen G1, G2, dan G4 dari rotavirus manusia, sedangkan antigen keempat adalah antigen G3 dari rotavirus monyet rhesus. Vaksin ini terbukti efektif mencegah kejadian infeksi rotavirus dengan rentang 80-100% dan pada tahun 1998 digunakan secara rutin di US.

Tuesday, December 1, 2015

BEDA VAKSIN PCV SYNFLORIX DAN PREVNAR

sumber : http://klinikraisha.com

pneumonia,pneumokokus,pcv,synflorix,prevnar,pcv10,pcv13
pneumonia
   Pilih vaksin PCV 10 atau PCV 13? Apakah Anda salah satu orang tua yang pernah mempertanyakan hal ini ketika akan mengimunisasi buah hati Anda dengan vaksin pneumokokus konjugat? Apakah lebih banyak strain artinya lebih bagus? Apakah yang mahal pasti lebih bagus?
   Baiklah untuk menjawab pertanyaan tersebut...

Saturday, November 21, 2015

BIAYA HARGA VAKSIN IMUNISASI HPV ANTI KANKER SERVIKS CERVARIX GARDASIL JOGJA YOGYAKARTA JOGJAKARTA JOGJA

DAFTAR HARGA VAKSIN / SERUM KLINIK VAKSINASI RAISHA

JENIS
MEREK
HARGA MITRA
HARGA 
REKOMENDASI
HARGA UMUM
VAKSIN
Tuberkulosis
BCG
171.000     
200.000   
Hepatitis B (rekombinan)
Hepatitis B anak
90.000    
120.000
Engerix B anak
106.000
130.000
Euvax B Anak
91.000
120.000
Hepatitis B Dewasa
100.000
120.000
Engerix B Dewasa
124.000
150.000
Euvax B Dewasa
118.000
150.000
Polio (Suntik)
Polio (sabin)
85.000
87.000
Imovax polio
134.000
139.000
Difteri, Pertusis, Tetanus
Jerap DpaT
136.000
141.000
Infanrix
296.000
330.000
tripacel
353.000
364.000
390.000
Campak
Campak
131.000
155.000
HIB
Hiberix
215.000
250.000
Act-Hib
257.000
290.000
Difteri, Pertusis, Tetanus, Polio
Tetraxim
304.000
335.000
Difteri, Pertusis, Tetanus, Hib
Infanrix- Hib
383.000
407.000
435.000
Difteri, Pertusis, Tetanus, Hib, Polio
Pediacel
502.000
535.000
570.000
infanrix-Hib-IPV
387.000
411.000
440.000
Difteri, Pertusis, Tetanus, Hib, Polio, Hepatitis B
Infanrix hexa
441.000
469.000
500.000
Difteri, Pertusis, Tetanus, Hib, Hepatitis B
pentabio
143.000
170.000
Tetanus, Difteri ( Dosis kecil)
Bio Td
75.000
77.000
Tetanus                                   
Bio TT
55.000
70.000
Tetanus, Difteri ( Dosis kecil), pertusis (dosis kecil)
Boostrix
270.000
300.000
Gondong, Campak, Rubella (MMR)
Trimovax
155.000
185.000
Rotavirus (1 strain)
Rotarix
276.000
310.000
Rotavirus (5 strain)
Rotateq
237.000
280.000
Pneumonia (PCV 10)
Synflorix
483.000
514.000
550.000
Pneumonia (PCV 13)                       
Prevenar 13
783.000
831.000
870.000
Pneumonia (PPSV 23)
Pneumo 23
 341.000
351.000
355.000
Hepatitis A
Havrix anak
296.000
305.000
308.000
Avaxim anak
 341.000
351.000
355.000
Havrik dewasa
335.000
345.000
349.000
Avaxim dewasa
383.000
407.000
430.000
Hepatitis A, Hepatitis B
Twinrix
349.000
360.000
390.000
Influenza
Fluarix anak
151.000
175.000
Vaxigrip anak
145.000
170.000
Flubio dewasa
122.000
155.000
Vaxigrip dewasa
182.000
210.000
Meningitis (MPSV 4)
Mencevax ACWY
184.000
220.000
Tifoid
Typherix
132.000
160.000
Typhim-vi
160.000
190.000
Tifoid, Hepatitis A
Vivaxim
505.000
537.000
550.000
Cacar air
Varilrix
339.000
360.000
380.000
HPV/ Kanker serviks (2 strain)
Cervarix
647.000
688.000
730.000
HPV/ kanker serviks dan kutil kelamin (4 strain)
Gardasil
822.000
874.000
920.000
Yellow fever/ demam kuning
Stamaril
328.000
342.000
Rabies
Verorab
186.000
220.000
SERUM
Anti Difteri Serum
BIOADS
1.030.000
1.123.000
Anti tetanus serum
BIOADS- 15
170.000
220.000
Anti bisa ular
BIOSAVE
513.000
600.000
Anti rabies
Favirab (serum rabies equine)
584.000
636.000
Imogam rabies (serum rabies)
2.934.000
3.067.000
 *Harga di atas adalah harga total untuk vaksinasi, sehingga sudah tidak ada biaya tambahan apa pun.
*Harga sewaktu-waktu dapat berubah. Mohon konfirmasikan lagi dengan customer service kami untuk informasi harga terbaru.